EKOMENTAR Pihak SMA Negeri 1 Manado menegaskan komitmennya menjaga integritas dan transparansi dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kepala sekolah menyatakan bahwa setiap calon siswa yang terbukti menggunakan dokumen palsu atau memberikan data yang tidak benar akan dikenakan sanksi tegas, termasuk pencoretan dari daftar penerimaan.
Langkah tegas tersebut mendapat dukungan berbagai pihak karena dinilai sebagai upaya menjaga keadilan dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik yang mengikuti proses penerimaan secara jujur dan sesuai aturan.
Pihak sekolah menegaskan bahwa seluruh tahapan verifikasi dokumen dilakukan secara teliti dan berpedoman pada ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Kebijakan ini juga menjadi bentuk komitmen SMA Negeri 1 Manado dalam menjaga nama baik institusi pendidikan dan mencegah praktik kecurangan yang dapat merugikan siswa lain.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa yang diterima benar-benar memenuhi persyaratan dan lolos melalui proses yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tegas pihak sekolah.
Masyarakat dan orang tua siswa juga diimbau untuk tidak tergiur dengan berbagai cara yang melanggar aturan, termasuk memalsukan dokumen demi mendapatkan kursi di sekolah favorit. Sekolah mengajak seluruh pihak untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas dalam dunia pendidikan.
Dengan sikap tegas tersebut, SMA Negeri 1 Manado menunjukkan bahwa dunia pendidikan harus menjadi tempat yang menjunjung keadilan, disiplin, dan kejujuran demi menciptakan generasi yang berkarakter dan berintegritas.(FORA)













