EKOMENTAR Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan berintegritas.
Bupati Minahasa Robby Dondokambey meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk menjauhi praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), suap, pungutan liar hingga gratifikasi.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Robby bersama Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang dalam kegiatan internal yang berlangsung di Kantor Bupati Minahasa, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Minahasa Lynda Watania, para kepala dinas, camat serta jajaran perangkat daerah.
Dalam arahannya, Robby mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk memiliki komitmen yang sama dalam mencegah terjadinya praktik korupsi di lingkungan kerja.
Ia secara tegas mengingatkan ASN agar tidak menerima pemberian yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan tugas maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Saya minta semua jajaran agar kita sama-sama menolak korupsi. Jangan ambil, jangan terima, dan jangan beri,” tegas Robby.
Menurutnya, integritas dan kejujuran harus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas sehari-hari setiap aparatur. Nilai tersebut bukan hanya berkaitan dengan pengelolaan pemerintahan, tetapi juga tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, setiap perangkat daerah diminta menjalankan tugas secara transparan dan bertanggung jawab serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam memberikan pelayanan publik.
Sementara itu, Sekda Minahasa Lynda Watania menyampaikan bahwa pengawasan terhadap administrasi dan penganggaran akan terus diperkuat.
Pengawasan tersebut dinilai penting untuk mempersempit ruang terjadinya penyimpangan sekaligus memastikan seluruh proses pemerintahan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemkab Minahasa berharap pesan antikorupsi tersebut tidak hanya menjadi instruksi pimpinan, tetapi dapat menjadi budaya kerja seluruh ASN, mulai dari jajaran pimpinan hingga pelaksana di setiap perangkat daerah.
Dengan penguatan integritas tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa menargetkan terciptanya pelayanan publik yang bersih, transparan, akuntabel serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.(Fonny Raranta)













