EKOMENTAR— Suasana santai namun penuh keterbukaan mewarnai kegiatan Ngopi Pagi yang digelar Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut), Eri Yudianto, S.H., M.H., bersama Forum Pers Adhyaksa, Selasa (23/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara jajaran Kejati Sulut dan insan pers untuk membahas sejumlah isu aktual yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan penegakan hukum dan pemberitaan di Sulawesi Utara.
Dalam suasana informal, berbagai hal dibicarakan secara terbuka. Forum ini juga menjadi kesempatan bagi pihak kejaksaan untuk menyampaikan informasi serta memberikan penjelasan terkait isu-isu hukum yang menjadi perhatian publik.
Eri Yudianto menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara institusi penegak hukum dan media. Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sehingga diperlukan kerja sama yang profesional dan berlandaskan fakta.
Di sisi lain, insan pers yang hadir juga menyampaikan sejumlah pertanyaan dan masukan terkait berbagai persoalan aktual. Dialog berlangsung secara interaktif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyampaian informasi hukum.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun hubungan komunikasi yang sehat antara Kejati Sulut dan media massa. Keterbukaan informasi dinilai penting agar pemberitaan mengenai proses penegakan hukum dapat disampaikan secara akurat dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.
Forum Pers Adhyaksa berharap komunikasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala. Dengan demikian, media dan aparat penegak hukum dapat bersama-sama menjaga kualitas informasi publik serta mendukung terciptanya pemberitaan yang berimbang, faktual dan bertanggung jawab.
Kegiatan Ngopi Pagi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjadi wadah silaturahmi sekaligus pertukaran informasi antara Kejati Sulut dan insan pers.(Fonny Raranta)













