EKOMENTAR MINAHASA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Minahasa mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi musim kemarau, terutama terhadap dampak asap maupun kebakaran lingkungan yang dapat mengganggu kesehatan.
Warga diminta segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat apabila kondisi lingkungan mulai terdampak kebakaran atau kepulan asap. Langkah cepat diperlukan untuk mengantisipasi risiko gangguan kesehatan akibat kualitas udara yang menurun.
Kepala Dinas Kesehatan Minahasa mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan masker melalui fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.
“Masyarakat kalau ada yang mungkin perlu masker darurat, itu bisa langsung ke puskesmas. Di Puskesmas kita siapkan karena logistik untuk masker di gudang farmasi saat ini kondisinya cukup ada, cukup ada itu sampai akhir tahun,” katanya.
Menurutnya, masyarakat yang membutuhkan masker dapat berkoordinasi dengan puskesmas terdekat. Ketersediaan masker di fasilitas kesehatan diharapkan dapat membantu warga, khususnya ketika terjadi paparan asap atau kondisi udara yang kurang sehat.
Selain penggunaan masker saat diperlukan, masyarakat juga dianjurkan menjaga lingkungan dengan mempertahankan tanaman tetap hijau selama ketersediaan air masih memungkinkan. Tanaman dinilai dapat membantu menjaga kondisi lingkungan tetap lebih teduh dan tidak terlalu kering.
Dinkes Minahasa juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi serta memastikan kebutuhan air minum tetap tercukupi selama musim kemarau.
“Kalau kita memang masih ada ketersediaan air, mari kita siram tanaman-tanaman yang ada supaya memang ada pertumbuhan hijau kembali,” pungkasnya.
Masyarakat diharapkan tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran maupun dampak asap yang dapat membahayakan kesehatan warga.(Fonny Raranta)













